Visualisasi Data Spasial Melalui Web

Penggunaan data spasial dirasakan semakin diperlukan untuk berbagai keperluan seperti penelitian, pengembangan dan perencanaan wilayah, dan manajemen sumberdaya alam. Pengguna data spasial merasakan minimnya informasi mengenai keberadaan dan ketersediaan data spasial yang dibutuhkan. Penyebaran (diseminasi) data spasial yang selama ini dilakukan dengan menggunakan media yang telah ada yang meliputi media cetak (peta), cd-rom, dan media penyimpanan lainnya dirasakan kurang mencukupi kebutuhan pengguna. Pengguna diharuskan datang dan melihat langsung data tersebut pada tempatnya (data provider). Hal ini mengurangi mobilitas dan kecepatan dalam memperoleh informasi mengenai data tersebut.

Perkembangan media internet yang semakin pesat memungkinkan penyedia jasa informasi spasial dapat menggunakan media ini untuk penyebarluasan informasi data spasial. Dengan menggunakan media internet (website) pengguna dapat langsung mencari dan melihat informasi data spasial yang dibutuhkan tanpa harus mendatangi tempat penyedia jasa tersebut. Pengguna dapat melakukan pencarian data spasial berdasarkan informasi metadata yaitu informasi mengenai data tersebut yang meliputi akurasi, sejarah data, kelengkapan data, kualitas data dan lain sebagainya. Dengan informasi tersebut pengguna dapat langsung menentukan apakah data tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kriteria yang diinginkan.

Penggunaan OGC Standar dan Open Source

Aplikasi untuk mendukung pemetaan online (web-mapping) tersedia cukup banyak baik yang komersial maupun yang sumber terbuka (open source). Sistem visualisasi peta dikembangkan menggunakan standar OGC (Open Geospatial Consortium). Standar OGC yang digunakan adalah Web Map Service (WMS) dan Web Feature Service (WFS). Data geo-spatial telah disimpan dan dikelola dalam basis data menggunakan aplikasi basis data Oracle atau PostGIS.

Data geo-spatial tersebut ditambahkan layanan menggunakan standar OGC yaitu WMS dan WFS. Layanan WMS dan WFS memungkinkan pengguna dapat mengakses data baik melalui aplikasi desktop maupun aplikasi berbasis web. Sistem visualisasi merupakan tampilan antar muka berbasis web yang menyajikan data geo-spatial secara kartografis.

Sistem Visualisasi Peta memiliki arsitektur 3 tier (three tier architecture) yang terdiri dari:

  1. Datastores yaitu penyimpanan basis data geo-spatial. Aplikasi manajemen basisdata yang dapat digunakan adalah Oracle atau PostGIS.
  2. GeoServer, merupakan layanan web sesuai standar OGC yaitu WMS dan WFS. Aplikasi layanan web yang dapat digunakan adalah GeoServer.
  3. WebServer, merupakan layanan web dan tampilan antar muka sistem visualisasi peta RBI. Aplikasi yang digunakan adalah Apache Web Server yang mendukung PHP dan MapServer/MapScript.
Visualisasi Data Spasial

Visualisasi Data Spasial

About mysetiawan
Iwan Setiawan, growing up in Bima, Nusa Tenggara Bara. Agrometeorology and Geographic Information by Education. Working as GIS Specialist and Information Resource Specialist.

7 Responses to Visualisasi Data Spasial Melalui Web

  1. Gito says:

    salam kenal,
    saya mau bertanya apakah didalam GeoServer bisa di lakukan analis2 seblum di tampilkan di mapserver? bagaimana dengan grass gis, saya sedang belajar membuat webgis yg dapat melakukan analis sederhana… mohon petunjuknya, terimaksih

    • mysetiawan says:

      GeoServer hanya berfungsi sebagai web service (lihat tulisan saya mengenai web service). Apabila ingin melakukan analisis spasial sederhana, saya rasa cukup menggunakan PostGIS. Dengan GRASS juga bisa, dimana GRASS difungsikan sebagai GIS server yang melakukan analisis spasial dan hasilnya dapat ditampilkan menggunakan mapserver.
      Semoga menjawab..

  2. Gito says:

    wah, boleh tahu analisis sederhana seperti apa di PostGis… soalnya GRASS cukup sulit dipahami. saya sedang belajar GRASS tapi masih kurang bahan untuk latihan.

    • mysetiawan says:

      Analisis yang bisa dilakukan menggunakan postGIS antara lain overlay, interpolasi dan buffering. Coba lihat di http://www.pgcon.org/2009/schedule/events/174.en.html atau cek di dokumentasi postGIS http://postgis.refractions.net/documentation/

      • Gito says:

        Terimakasih atas infonya, saya coba-coba dulu

  3. Marco says:

    Salam Kenal
    Saya juga ingin bertanya tentang GRASS, kalo tidak salah unuk melakukan analisa sepert yang anda katakan itu diperlukan diperlukan suatu koneksi. bagaimana membuat koneksi dari Mapserver Ke GRASS?

    • mysetiawan says:

      Salam kenal juga..
      Waduh, saya belum ekplore mengenai GRASS & MapServer. Coba anda cek di dokumentasinya atau googling. Saya rasa pasti ada contoh yang dapat anda lihat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>