Jalan Raya Tajur
13Jan10
Setelah dihiasi dengan kemacetan selama tiga bulan, masa pembangunan jalan beton, akhirnya jalan raya tajur dapat dinikmati kembali seperti biasa. Ada yang baru dengan penampilannya. Jalan yang semula 2 lajur, sekarang menjadi 3 lajur. Nah… perubahan tersebut membuat repot pengendara kendaraan bermotor, termasuk saya.
Logika saya adalah, kita hanya memakai lajur yang paling kiri. Dan lajur tengah hanya untuk mendahului. Kenyataannya berkata lain dimana h jalur tengah menjadi tidak beraturan. Siapa saja yang cepat dan berani akan mengisi jalur tengah tersebut.
Ada contoh lain jalur jalan yang dibagi 3 seperti ini? Dan bagaimana aturan yang seharusnya?
Filed under: Hidup dan Kehidupan | 1 Comment
Tags: bogor






iya, logika saya juga sama dengan pak iwan, tapi yah kenyataannya emang gitu… karenanya saya ngikut ajah…