Memperoleh Pendapatan Dari Blog

Berawal dari obrolan di milis blogor mengenai bagaimana memperoleh pendapatan dari ngeblog, maka dibuatlah acara ini. Sempat tertunda beberapa kali, akhirnya dilaksanakan juga kemarin pada hari Sabtu, 24 Mei 2010.  Bertempat di kampus Bogor EduCARE (BEC) yang sejuk dan asri, Kang Akhdian dan Kang Iman bergantian menyampaikan materi mengenai hal ini.

Read more of this post

Membahayakan Diri Sendiri

Pernah melihat pemandangan seperti foto disamping ini? Rasanya sudah jamak melihat pemandangan seperti ini di jalan raya. Saya tidak habis pikir melihat pemandangan seperti ini, sehingga saya tertarik untuk memotretnya.  Sungguh miris melihatnya, orang tua yang tidak memperhatikan keselamatan buah hatinya.  Sudah tidak memakai helm, diposisikan berdiri lagi.

Bagaimana komentar anda?

Jalan Raya Tajur

Setelah dihiasi dengan kemacetan selama tiga bulan, masa pembangunan jalan beton, akhirnya jalan raya tajur dapat dinikmati kembali seperti biasa. Ada yang baru dengan penampilannya. Jalan yang semula 2 lajur, sekarang menjadi 3 lajur. Nah… perubahan tersebut membuat repot pengendara kendaraan bermotor, termasuk saya.

Logika saya adalah, kita hanya memakai lajur yang paling kiri. Dan lajur tengah hanya untuk mendahului. Kenyataannya berkata lain dimana h jalur tengah menjadi tidak beraturan. Siapa saja yang cepat dan berani akan mengisi jalur tengah tersebut.

Ada contoh lain jalur jalan yang dibagi 3 seperti ini? Dan bagaimana aturan yang seharusnya?

Merah

Ada pemandangan baru di Bogor, khususnya sepanjang jalan Pajajaran hingga Tajur, yaitu lampu merah dikhususkan untuk penyeberang jalan dan pejalan kaki. Maksudnya baik dan bertujuan untuk melindungi pejalan kaki. Tetapi apa yang terjadi? Lampu lalulintas tersebut tidak efektif karena kesadaran dan disiplin pengguna jalan raya. Atau mungkin juga karena kurangnya sosialisasi dari pemerintah kota. Pejalan kaki yang menyeberang tidak menggunakan fasilitas tersebut dan bahkan pengemudi yang tidak mengindahkan lampu lalulintas tersebut. Kita yang berhenti pada saat lampu merah dan ada penyeberang jalan yang menggunakan fasilitas tersebut dianggap aneh oleh pengendara yang lain dengan membunyikan klakson dan berjalan terus sehingga membahayakan orang lain.

Kedisiplinan pengguna jalan raya di Indonesia memang dirasakan masih cukup rendah. Tidak seperti halnya masyarakat di negara maju seperti Eropa. Di Belanda misalnya, pengguna jalan raya sangat disiplin dalam mengendarai kendaraan mereka. Lampu lalulintas atau yang dikenal dengan lampu merah diatati dan saling menghormati sesama pengguna jalan. Terutama pejalan kaki dan pengendara sepeda.

Mungkin perlu dilakukan sosialisasi yang efektif dan intensif baik kepada pengguna jalan raya maupun pejalan kaki dan penyeberang jalan mengenai fasilitas ini. Sehingga kita yang berhenti tidak akan dianggap aneh apabila lampu merah menyala dan penyeberang jalan akan aman hingga ke seberang jalan.