Telemarketing: Kok Maksa?

Do Not CallPukul 10.00 WIB, hari ini, telpon genggam saya berdering. Nomor pemanggil tertera di ponsel saya, 021-xxxxxxx.

Dari seberang sana, sapaan manis terdengar.

“Selamat pagi pak iwan, saya dari bank xxx, mohon waktunya sebentar”

Kalau dari bank, feeling saya mengatakan bahwa saya akan ada tagihan kartu kredit yang belum saya bayar atau penawaran produk bank.

“Pagi mbak, ada apa ya?”

Setelah basa-basi menanyakan kabar dan mengucapkan terima kasih sebagai nasabah bank tersebut, kemudian mbak-nya nyerocos mengenai penawaran produk asuransi dari bank tersebut. Ternyata feeling saya yang kedua yang benar.

Read more of this post