GeoKuliner – Updated Beta 2

Masih ingat GeoKuliner? Mudah-mudahan masih ingat ya.. Setelah lebih dari 1 bulan yang lalu diluncurkan versi Beta 1, maka baru-baru ini diluncurkan versi Beta 2. Mengapa demikian lama update-nya? Yah.. namanya juga project sendiri, tidak ada batas waktu. Jadi sesempatnya programmer dan desainer aja. Tapi ini obsesi kami, mudah-mudahan tetap jalan terus.

Apa saja yang berubah? Secara umum desain halaman muka dirombak dari sisi desain. Dengan harapan lebih mudah bagi pengguna untuk melakukan navigasi. Perbedaan yang cukup signifikan adalah perubahan sidebar kanan yang menampilkan daftar tempat makan yang berdekatan dengan si ‘pegman’. Pada sisi bawah ditambahkan fans facebook dan 5 kuliner yang baru saja ditambahkan oleh anggota.

Read more of this post

OpenGeo Suite Community Edition

OpenGeo baru saja meluncurkan produk mereka yaitu OpenGeo Suite.  Kabar gembiranya untuk pecinta open source, disamping merilis versi enterprise (komersial) juga merilis versi community edition ver 1.9.0 yang dapat digunakan dengan bebas.

Read more of this post

GeoKuliner: How to…

Tampilan halaman muka GeoKuliner menampilkan peta jalan dari Google Map disertai ikon orang (‘si pegman‘) yang menandakan posisi anda saat ini dan ikon tempat makan. Secara default posisi anda diambil berdasarkan informasi geo-IP gateway anda. Apabila ingin melihat lokasi lain, cukup mengetikan lokasi yang anda inginkan pada form ‘cari lokasi’. Input lokasi dapat berupa kota (misal: bogor) atau alamat yang ingin anda cari (misal: jalan raya pajajaran), maka ‘si pegman‘ akan berpindah pada pusat lokasi yang anda cari tersebut.

Read more of this post

GeoKuliner

GeoKulinerSiapa sih yang gak doyan makan? Apalagi kalo nyari makanan yang enak di lidah..;-). Berawal dari kesukaan akan makanan dan digabungkan dengan hal-hal yang berbau Geo (baca: Geo-Apapun), maka muncul ide GeoKuliner.

GeoKuliner mencoba memetakan tempat makan (restoran, kafe, jajajan, toko makanan dan warung tenda) yang ada. Mencoba berbagi informasi mengenai tempat makan dengan berbasiskan komunitas online. Kontributor diharapkan akan mengisi informasi tempat makan favoritnya. Anggota yang lain dapat memberikan komentar mengenai informasi tersebut. Boleh mengkritisi ataupun menambahkan hal-hal yang menarik dari tempat tersebut. Pengunjung situs web juga dapat mencari lokasi tempat makan dan mencari tahu rute menuju lokasi tersebut.

Read more of this post

Web Map Service (WMS)

Dari tulisan sebelumnya, kita sudah mengenal mengenai web service serta web service yang berhubungan dengan data spasial atau GIS. Kali ini saya mencoba membahas mengenai WMS atau web map service. WMS ini merupakan salah satu standar yang dikeluarkan oleh Open Geospatial Consortium (OGC).

Spesifikasi standar WMS menyajikan bagaimana meminta layanan tersebut melalui protokol HTTP, peta yang ber-geo-referensi dari satu atau beberapa basis data geospasial yang terdistribusi. Permintaan WMS berupa layer atau tema peta dan area yang akan diinginkan. Hasil dari permintaan tersebut adalah satu atau beberapa peta yang ber-geo-referensi sebagai gambar atau image (biasanya dalam format JPG, PNG dll) dan dapat ditampilkan pada browser. Standar WMS juga mendukung kemampuan untuk mendefinisikan apakah gambar yang dihasilkan harus transparan atau tidak, sehingga dapat melakukan tumpang tindih beberapa tema atau layer.

Read more of this post

GeoView & GeoExplorer

GeoExplorer

GeoExplorer

Karena kebutuhan suatu project, saya browsing dan googling web mengenai perkembangan pemetaan online. Dan ternyata perkembangannya sudah demikian cepat. Terutama mengenai dunia web service yaitu WMS dan WFS yang telah saya tulis sebelumnya.

Arah perkembangan dunia internet GIS menunjukan ke arah distributed server and computing. Artinya, dengan kolaborasi, data spasial tidak harus berada pada tempat (baca: server) kita sendiri. Data spasial global dapat kita akses pada server lain yang menyediakan layanan tersebut. Kita hanya cukup menyediakan data tematik yang kita miliki dan alangkah lebih baik juga menyediakannya sebagai layanan web service.

Read more of this post