OpenGeo Suite Community Edition

OpenGeo baru saja meluncurkan produk mereka yaitu OpenGeo Suite.  Kabar gembiranya untuk pecinta open source, disamping merilis versi enterprise (komersial) juga merilis versi community edition ver 1.9.0 yang dapat digunakan dengan bebas.

Read more of this post

Web Map Service (WMS)

Dari tulisan sebelumnya, kita sudah mengenal mengenai web service serta web service yang berhubungan dengan data spasial atau GIS. Kali ini saya mencoba membahas mengenai WMS atau web map service. WMS ini merupakan salah satu standar yang dikeluarkan oleh Open Geospatial Consortium (OGC).

Spesifikasi standar WMS menyajikan bagaimana meminta layanan tersebut melalui protokol HTTP, peta yang ber-geo-referensi dari satu atau beberapa basis data geospasial yang terdistribusi. Permintaan WMS berupa layer atau tema peta dan area yang akan diinginkan. Hasil dari permintaan tersebut adalah satu atau beberapa peta yang ber-geo-referensi sebagai gambar atau image (biasanya dalam format JPG, PNG dll) dan dapat ditampilkan pada browser. Standar WMS juga mendukung kemampuan untuk mendefinisikan apakah gambar yang dihasilkan harus transparan atau tidak, sehingga dapat melakukan tumpang tindih beberapa tema atau layer.

Read more of this post

GeoView & GeoExplorer

GeoExplorer

GeoExplorer

Karena kebutuhan suatu project, saya browsing dan googling web mengenai perkembangan pemetaan online. Dan ternyata perkembangannya sudah demikian cepat. Terutama mengenai dunia web service yaitu WMS dan WFS yang telah saya tulis sebelumnya.

Arah perkembangan dunia internet GIS menunjukan ke arah distributed server and computing. Artinya, dengan kolaborasi, data spasial tidak harus berada pada tempat (baca: server) kita sendiri. Data spasial global dapat kita akses pada server lain yang menyediakan layanan tersebut. Kita hanya cukup menyediakan data tematik yang kita miliki dan alangkah lebih baik juga menyediakannya sebagai layanan web service.

Read more of this post

GIS Web Service

Web Service

Web Service

Web Service didefinisikan oleh W3C sebagai suatu sistem yang didesain untuk mendukung interoperabilitas dan interaksi antar sistem pada suatu jaringan. Web service digunakan sebagai suatu fasilitas yang disediakan oleh suatu web site untuk menyediakan layanan (dalam bentuk informasi) kepada sistem lain, sehingga sistem lain dapat berinteraksi dengan sistem tersebut melalui layanan-layanan (service) yang disediakan oleh suatu sistem yang menyediakan web service. Web service menyimpan data informasi dalam format XML, sehingga data ini dapat diakses oleh sistem lain walaupun berbeda platform, sistem operasi, maupun bahasa compiler.

Web Service (also webservice) defined as a software system designed to support interoperable machine-to-machine interaction over a network. It has an interface described in a machine-processable format (specifically WSDL). Other systems interact with the Web service in a manner prescribed by its description using SOAP-messages, typically conveyed using HTTP with an XML serialization in conjunction with other Web-related standards.”

Read more of this post

GeoServer (Pendahuluan)

GeoServer merupakan aplikasi penyediaan data geospasial melalui layanan web services dan dapat diakses melalui web (http), aplikasi pemetaan online (MapServerGoogle MapsGoogle EarthYahoo Maps, dan Microsoft Virtual Earth, dan aplikasi desktop (ArcGIS, WMS/WFS Client). Penggunaan standar yang dikeluarkan oleh OGC memungkinkan layanan yang dihasilkan terbuka dan dapat diakses oleh aplikasi lainnya dalam menggabungkan informasi geospasial.

Read more of this post